4.4.10
Operasi Militer Mujahidin Afghanistan 3 April 2010
AFGHANISTAN (Arrahmah.com) - Tiga ledakan kuat (berasal dari bom waktu yang diletakkan di dalam basis militer NATO) menghantam basis militer NATO di dekat distrik Baraki, provinsi Logar kemarin malam, mengakibatkan kerugian besar di tubuh NATO. Namun menurut mujahidin lokal, belum diketahui dengan pasti jumlah tentara tewas atau terluka dalam peristiwa ini.
Mujahidin menyerang konvoy logistik NATO di distrik Sayedabad, provinsi Wardak, menyebabkan tiga supir tewas. Kubu mujahidin tidak mengalami kecelakaan.
Basis militer Bagram di utara Provinsi Kabul mendapat serangan misil oleh mujahidin. Reporter alemarah mengatakan bahwa tiga misil ditembakkan pada kemarin malam, sekitar pukul 00.10 dna menyebabkan beberapa fasilitas mengalami kerusakan, namun tidak diketahui secara pasti kerugian yang dialami musuh. Penduduk lokal mengatakan bahwa helikopter AS membombardir wilayah di sekitar basis militer, namun tidak ada korban dalam peristiwa ini.
Tiga tank militer AS kembali dihantam ledakan bom ranjau yang ditanam mujahidin di wilayah Marjah, provinsi Helmand. Ledakan yang tejadi pada pagi hari tersebut menargetkan konvoy militer penjajah AS. Diperkirakan seluruh tentara yang berada di dalamnya tewas dan terluka, namun tidak diketahui jumlah pasti dari korban tersebut. Ledakan bom ranjau ketiga akhirnya meletuskan pertempuran langsung, dalam pertempuran ini tiga mujahid mengalami luka-luka.
Mujahidin kembali menghantam tiga kendaraan militer tentara penjajah AS dengan RPG di distrik Sarubi, provinsi Paktia. Menurut laporan, ketiga kendaraan militer tersebut hancur dan beberapa tentara teroris AS tewas di tempat. Laporan menambahkan sebuah kendaraan militer yang tergabung dalam konvoy, hancur akibat ledakan bom ranjau dan membunuh seluruh tentara teroris AS yang berada di dalamnya.
Mujahidin Imarah Islam Afghanistan dalam sebuah pertempuran melawan tentara boneka Afghan berhasil membunuh 10 tentara boneka di distrik Dil Aram, provinsi Farah. Menurut mujahidin lokal, pertempuran terjadi setelah patroli tentara musuh mendapat serangan dari mujahidin. Dalam operasi kali ini, dua mujahid syahid (Insha Allah) dan seorang lainnya terluka. (haninmazaya/alemarah/arrahmah.com)
1.4.10
Operasi Militer Mujahidin Afghanistan 1 April 2010
AFGHANISTAN (Arrahmah.com) - Satu tank militer milik tentara penjajah AS kembali menjadi korban ledakan bom ranjau yang terjadi di dekat basis militer di distrik Khanshin, provinsi Helmand. Laporan mengatakan bahwa tank tersebut luluh lantak akibat ledakan dan seluruh tentara yang berada di dalamnya tewas di tempat.
Masih dihari yang sama, sekitar 4 tentara kafir AS tewas dan belasan lainnya mengalami luka-luka ketika bom ranjau lainnya meledak saat tentara penjajah tersebut melakukan operasi penjinakkan bom ranjau di distrik yang sama.

Sebuah konvoy suplai logistik milik tentara AS mendapat serangan dari Mujahidin Imarah Islam Afghanistan di sebuah jalan utama di distrik Manugi, provinsi Kunar. Truk berisi penuh bahan bakar mendapat serangan tembakan RPG yang akhirnya membakar truk tersebut. Mujahid yang melakukan serangan tidak terluka dalam operasinya.

Sedikitnya 5 tentara boneka Afghan tewas dalam sebuah ledakan bom ranjau yang menyerang konvoy militer mereka ketika tengah menyebrangi jembatan di kota Marjah, provinsi Helmand. Dihari yang sama, 3 tentara penjajah NATO juga tewas dan dua mengalami luka-luka juga akibat ledakan bom ranjau yang meledak ketika tentara penjajah tersebut melakukan patroli berjalan kaki.
Dalam peristiwa lainnya, 5 tentara penjajah NATO kembali tewas dan 2 terluka ketika patroli mereka menjadi target ledakan bom ranjau yang telah dipersiapkan mujahidin di daerah Ibadullah Qulf, Marjah.
Seperti kejadian sebelumnya, dua tentara penjajah NATO tewas termasuk seekor anjing pelacak akibat ledakan bom ranjau di pusat kota Marjah. Menurut penduduk lokal, ledakan sangat dahsyat hingga tubuh tentara yang tewas tidak lagi utuh.

Sedikitnya 3 tentara boneka Afghan tewas dan satu kendaraan militer hancur ketika konvoy militer mereka diserang oleh mujahidin di distrik Sayedabad, provinsi Wardag.
Di provinsi yang sama, mujahidin Imarah Islam Afghanistan juga menyerang konvoy logistik milik AS dan NATO. Mujahidin berhasil menghancurkan sebuah kendaraan pengangkut suplai dengan RPG dan menewaskan empat orang tentara pengawal. Seorang mujahid dilaporkan terluka dalam operasi ini. (haninmazaya/alemarah/arrahmah.com)
Langganan:
Postingan (Atom)





